Jakarta 01 Maret 2010
Kepada
YTH. YLKI
BPSK PROV DKI JAKARTA
DI. JAKARTA
Pada tgl 24 feb 2010. Saya berbelanja cerefour di Cempaka Mas . setelah selasai saya membayar dikasir, sy ditawari pulpen berwarna biru oleh seorang sales. saya bertanya untuk apa ini lalu dia menjawab ambil aja kak gratis? Lalu saya mengambil pulpen tersebut , sales itu berkata kepada saya
“saya minta parafnya ya kak”
“ah,,, ga usah paraf-paraf” sy jawab
“tolong lah kak untuk kerjaan saya.” Sales itu menjawab
Dan di tangannya sudah tersedia selembar kertas putih yg belum ada tulisan, lalu saya memaraf kertas tersebut, dan menawarkan lagi 3 lembar seperti kupon yg saya tdk tau kupon apa itu , kak didalam nya ada diskon ampao berbelanja di matahari ,lalu saya menarik salah satu nya, sales itu bilang
“kak buka!”
Lalu saya buka.
“Apa kak, tulisannya??”
“kompor” sy jwb
Dengan girangnya sales itu mengucapkan
“selamat kakak mendapatkan kompor seharga Rp.9.950,000,- (Sembilan juta Sembilan ratus lima puluh ribu rupiah)” kata sales
“tau ga kak? ga semuanya di dalam kupon ini dapat kompor!”
lalu sales itu membuka 2 kupon yg tersisa di tangannya, yg didalamnya bertulisan anda kurang beruntung dan memperlihatkan kesaya. Lalu sales itu berkata
“kakak orang yg ke 10 mendapatkan kompor dari 20 kompor di Indonesia. Kakak mimpi apa? Apa kakak pernah menarik kupon?”
saya jawab enggak,,, Setelah itu sales itu ayo kak saya jelaskan untuk ambil kompornya dan saya digiring/diarahkan menuju counternya yg berada didepan kasir dari cerefour, setelah itu saya disuruh untuk menelpon seseorang yang saya tidak ketahui itu siapa..
“kakak telpon ya yg telponya sudah tersedia dimeja”
Telepon dengan siapa saya juga nggak tau karna saya bingung, sales itu berkata kak bilang kakak orang yg ke 10 mendapatkan kompor. Lalu saya berbicara seperti yg sales itu bilang, tp malah saya tambah bingung lagi karena yang saya telepon justru mengatakan saya orang yang 60 mendapatkan kompor, dan untuk mendapatkan kompor saya hrs membeli paket A, yg paket A itu juga saya belum tau apa? Setelah itu sales itu mengambil kompor dan juga barang paket A berupa preasure cooker produk Aowa yang saya juga gak tau itu produk apa yang saya lihat ada photo dan poster chip koki Rudy, selanjutnya sales itu menanyakan ke saya
“kakak pakai kartu apa?”
saya jawab “visa Bni”
“karena kakak pakai kartu Bni kakak dapat lg cooper”
sambil penuh kegirangan sales itu memberitaukan kepada saya, selanjutnya sales itu berkata
“kak,,, saya minta fotonya kak untuk bisa masuk di majalah Urban kalau kakak terpilih masuk majalah Urban dapat royalti 1,5 juta selama 6 (enam) Bulan”
lalu saya foto.
Selanjutnya saya dikasih lagi kupon untuk diundi sebanyak 3 lembar, yang akan diundi pada tgl 21 Maret 2010 di Mall Artha Gading. Setelah itu saya disuruh untuk mengisi kupon sesuai dengan data ktp saya, lalu sales itu meminta melihat kartu kredit saya dan sambil berkata
“kakak bisa membayar kredit 12 kali atau 24 kali”
dikarenakan saya saat itu sedang menulis kupon yang telah diberikan ke saya saya bilang ya ya saja maksudnya belum tanda jadi beli atau tidak masih dalam pikiran (bingung benar atau tidak produk ini) apalagi dari awal dari pembicaraan telepon beda dengan omongan sales saat itu saya belum sempat ngomong ke suami? nggak lama kemudian kartu kredit saya yang telah dipegang oleh sales sudah digesek tanpa sepengetahuan saya (tidak melihat dimana tempat menggeseknya karena saya lagi menulis kupon), selanjutnya kartu kredit saya disertai dengan slip diberikan /sodorkan untuk ditandangani dengan posisi kartu kredit berada dibawah slip sambil menyuruh saya untuk menandatangani
“ini kak kartunya tanda tangani” selanjutnya saya menandatanganinya itupun dalam keadaan bingung yang mana saya harus kerjakan antara melanjutkan menulis kupon yang masih tersisa 2 lagi dan tanda tangan slip kartu kredit. Akhirnya saya menandatangani slip kartu kredit dan menyisakan 2 kupon undian lagi, dikarenakan anak saya yang kedua nangis akhirnya saya kembali dan 2 kupon yang tersisa akan di isi oleh salesnya. Setelah sampai dirumah saya baru menyadari setelah diberitau suami bahwa barang tersebut sangat mahal dan sudah banyak yang jadi korban penipuan oleh AOWA. Pada tanggal 25 Februari 2010 sekira pkl 20.00 wib saya beserta suami mendatangi couenter AOWA yg di ITC Cempaka Mas untuk mengembalikan barang yang telah terbeli tetapi dijawab oleh salesnya kalo pengembalian barang silahkan hubungi ibu Titin atau ibu Widi dialamat Pantai Indah Kapuk. Yang lebih menarik perhatian orang disekitar itu Carefour karena saya datang sambil membawa barang AOWA untuk menghindari agar orang-orang tidak mengetahui complain saya akhirnya diarahakan ke Caunternya untuk diajak bicara.
Kejanggalan yang terjadi
Sebelumnya saya diminta parafnya disalah satu kertas kosong ada kemungkinan jika transaksi saya tidak jadi/batal paraf saya bisa dipalsukan di slip kartu kredit saya yang telah digesek berhubung proses penawaran sales berjalan lancar sehingga tidak jadi dilaksanakan.
Proses penawaran barang yang dilakukan oleh sales terlalu cepat dan sangat lihai tanpa memberikan demonstrasi cara penggunaannya bila dibandingkan dengan counter/stand yang berada diujung tangga lift yang menjual panci dan kompor.
Kartu kredit yang telah digesek tanpa sepengetahuan saya sebelumnya walaupun saya menyerahkan menurut pikiran saya kartu kredit hanya untuk dilihat tapi kenyataanya telah digesek dan diserahkan kesaya untuk ditandatangani bersama dengan slipnya. Jika seandainya sebelumnya saya ketahui bahwa kartu kredit saya akan digesek belum tentu saya akan menyerahkan begitu saja. Sama sekali tidak ada perkataan dari sales
“Bu saya lihat kartunya kita gesek dulu untuk mengetahui berapa batas kredit ibu”
jadi besar kemungkinan kartu kredit yang saya serahkan terlebih dahulu digesek untuk mengetahui batas kartu kredit saya.setelah melihat batas kredit saya tentunya sales berupaya dengan segala cara-cara untuk memperdaya /meyakinkan bahwa transaksi harus jadi dengan mengatakan kak bisa dicicil lho 12 bulan sampai dengan 24 bulan.yang tentunya itu ringan tetapi kenyataanya sangat memberatkan.
Jika Produk AOWA dijual /tawarkan ke konsumen dengan cara sehat, tidak harus menggunakan dengan cara-cara sedikit memaksa dan dimingi hadiah dan mengatasnamakan kartu DISKON MATAHARI dan akhirnya konsumen terjebak dan sangat susah untuk dikembalikan jika konsumen menolak.
Kalimat sedikit memaksa dan meminta tolong berbelas kasihan yang disampaikan kepada sales kepada konsumen tidak harus disampaikan ke Konsumen.
Apa betul produk AOWA yang ditawarkan sesuai dengan harga resminya mempunyai ijin dari Depertemen perdagangan.
Tiga Amplop yang disodorkan pertama kali oleh Sales dikatakan didalamnya ada diskon dari MATAHARI dalam rangka Gong xi Fa cai tetapi kenyataannya didalam kedua amplop itu bertuliskan “Anda Kurang Beruntung” dan satu Amplop lagi bergambar kompor. Yang amplop itu diserahkan kembali ke Salesnya karena diminta. Yang terlintas dalam benak dan pikiran saya yang namanya diskon dari MATAHARI apa salahnya saya ambil ternyata itu merupakan jebakan untuk membeli produknya.
Secara akal sehat barang tersebut tidak mungkin akan terbeli tanpa adanya iming-iming berupa diskon di Matahari yang ditawarkan oleh Sales tetapi kenyataanya tidak ada satupun diskon yang ditawarkan yang berhubungan dengan MATAHARI.
Pihak Aowa sendiri menempatkan counternya di ITC Cempaka Mas tepat berada di depan kasir Carefour sehingga dengan leluasa para sales AOWA mengintip/melihat calon konsumen yang menggunakan kartu kredit, bila dipikir secara logika dengan menggunakan uang tunai produk AOWA yang ditawarkan tidak mungkin terbeli karena harganya yang sangat mahal sehingga sasaran utama /target korban adalah konsumen yang rata-rata menggunakan kartu kredit ataupun kartu ATM yang memudahkan untuk melakukan transaksi dengan cepat.
Setelah suami saya menulis di salah satu Blog Korbanaowa@yahoo.com dan penipuanaowa@yahoo.com rupanya sudah banyak korban dari produk Aowa mulai tahun 2003 mungkin saja nama dan jenis produknya yang lain tetapi mungkin tidak ada yang berani melaporkan.
Nama Salesnya Sdr. Andre
Diharapkan juga pihak pengelola gedung/Mall jika mengetahui adanya kegiatan yang merugikan konsumen agar tidak segang-segang memberikan peringatan bila perlu melaporkan kepada pihak yang berwajib.sehingga kenyamanan serta keamanan pengunjung dapat terjamin.
Mohon kiranya Pihak berwajib dan pihak-pihak yang terkait mengambil tindakan yang tegas kepada pihak AOWA agar kejadian yang saya alami tidak terulang kembali karena saya yakin sudah banyak yang menjadi korban penipuan namun tidak dilaporkan dikarenakan perasaan malu atau tidak mau berurusan memperpanjang masalahnya, dan saya berharap uang yang telah terbayarkan melalui kartu kredit sebesar Rp.4.980,000.-(empat juta Sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah) dapat dikembalikan oleh pihak AOWA tanpa adanya potongan dalam bentuk apapun dikarenakan dari segi Materi saya selaku korban sangat – sangat dirugikan.
Tembusan.
1.Depertemen Perdagangan RI
2.Kapolres Jakarta Pusat
3.Matahari Dept store
4. Pengelola Gedung ITC cempaka Mas
Related posts:

1:52 am on March 29th, 2010
saya tertipu sampai Rp.7.980.000,-(tujuh juta sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah)
(
10:10 am on April 3rd, 2010
saya juga seperti anda tertipu Rp 4.980.000,00. AOWA memang berdagang dengan tidak sehat dan jauh dari prinsip kepuasan pelanggan. Semoga ALLAH SWT menegakkan keadilan di dunia maupun di akhirat kelak..
2:00 am on April 28th, 2010
Sama persis cerita tersebut saya alami juga, untungnya cuma 1jt… karena kebetulan saya kasih kartu debit yang limitnya tinggal 1 jt lagi… kartu kreditku masih aman… padahal mereka minta dengan maksa tapi saya sudah mulai curiga dengan gelagat mereka dan segera kabur walaupun 1jt sudah dikuras oleh mereka…
gilanya lagi setelah saya cek di internet banking, saya lihat ada 7 transaksi yang nilainya
1 jt di transaksi pertama dan 6 transaksi lainnya menyedot masing2 5rb tanpa mereka beritahukan kepada kita, segitunya mereka berniat untuk menyedot uang kita tanpa sepengetahuan kita. Semoga Allah SWT membalas setimpal perbuatan mereka…
5:50 am on May 28th, 2010
wah,,trnyata,,hri ini w hmpir ketipu ama sales aowa..
untungnya,,mama ga bwa duid bnyak buat byar hadiah kompor listrik..
akhirnya ga jd deh tuh orang nipu w ama mama..
hahahahahaa…..
cra sales nawarin ke w sama ama yg buat crita ini..
6:34 am on May 28th, 2010
saya juga nyaris ditipu oleh mereka kemarin. untungnya naluri saya masih bisa mengatakan bahwa ini ada yang tidak beres. setibanya di rumah, saya coba googling… di antaranya membawa saya ke halaman ini.
mengherankan sekali bahwa ternyata lokasi kejadian saya hampir ditipu oleh para sales AOWA ini sama persis dengan lokasi tempat kejadian anda hampir 3 bulan yll, yaitu di ITC Cempaka Mas!!! artinya, setidaknya pihak pengelola ITC Cempaka Mas sama sekali tidak menggubris keluhan yang anda laporkan.
saya posting cerita kejadian tsb di sini: http://www.zikri.com/2010/05/28/awas-kena-tipu-kompor-aowa/